Postingan

Article: Evolution of Entertainment: By M. Charles Nur Oktawijaya

The Evolution of Entertainment: A Time Travel Journey For centuries, entertainment has been an important aspect of human civilization, providing a source of escape, enjoyment, and social contact. The entertainment industry has seen tremendous changes over the years, responding to shifting audience interests and preferences. Let's take a fascinating journey through time to discover the evolution of entertainment, from early forms of storytelling to today's complex technological marvels. 1. The Ancient Art of Storytelling: Long before modern technology, people gathered around campfires to share stories. Ancient civilizations such as the Greeks and Egyptians relied greatly on oral tradition, enthralling listeners with tales of gods, heroes, and legendary creatures. These stories not only entertained, but also functioned as a means of passing down cultural beliefs and traditions from one generation to the next. 2. The Rise of Theater: In ancient Greece, where plays were performed i...

Diferensiasi Sosial : By M. Charles Nur Oktawijaya

PENGERTIAN DIFERENSIASI SOSIAL Menurut Kotler (2007:385), diferensiasi sosial adalah salah satu strategi perusahaan untuk membedakan produknya dari pesaing. Menurut Kotler (2009:328), diferensiasi sosial adalah desain sejumlah perbedaan esensial untuk membedakan penawaran perusahaan dari pesaing. Menurut Porter, diferensiasi sosial adalah perusahaan khusus dengan identifikasi merek dan keseimbangan pelanggan yang disebabkan oleh periklanan, layanan pelanggan, perbedaan produk di masa lalu atau sekarang karena itu adalah perusahaan pertama yang memasuki sektor ini. Sedangkan konsep diferensiasi sosial adalah diferensiasi sosial yang terbentuk secara horizontal antara komunitas dalam kelompok. Menurut Kartajaya(2007: 183), diferensiasi sosial adalah semua upaya yang dibuat untuk menonjol dari pesaing lain dalam hal konten (apa yang ditawarkan), konteks (cara menawarkan) dan infrastruktur (aktivator). Menurut Kotler dan Susanto (2001), diferensiasi sosial adalah cara menciptakan perbedaan...

Mengenal Lebih dalam tentang Poligami

Gambar
POLIGAMI By: Muhammad Charles Nur Oktawijaya (HTN 2B/1 860103231078) Nb: Mohon Tampilkan dalam Mode Situs Desktop    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh sahabat, kali ini kita akan membahas tentang Poligami dalam Islam. Terutama dalam fokus kajian Fikih Munakahah, nah sahabat sudah tidak asing dengan kata Poligami, nah apa sih poligami itu? Dan apakah agama Islam yang membawa praktik ini? Dan boleh ga sih kita berpoligami? Nah, tenang, mari kita bahas satu satu. A. Pengertian       Kata poligami secara etimologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu polus yang artinya banyak dan gamos yang artinya perkawinan . Menurut Abdurrahman Ghazali, poligami adalah seorang laki-laki beristri lebih dari seorang, akan tetapi dibatasi hanya empat orang, apabila melebihi dari empat orang maka mengingkari kebaikan yang disyari’atkan oleh Allah SWT, yaitu kemaslahatan hidup bagi suami istri. Jadi poligami adalah ikatan perkawinan yang dalam hal ini suami mengawini lebih da...

Pentingnya Memahami Mahram

Gambar
Urgensi Mahram dalam Islam : "Halalkah kamu untuk ku Nikahi (?)" Oleh : Muhammad Charles Nur Oktawijaya    NIM: 1860103231078       Sahabat pasti tidak asing dengan kata mahram, apa sih mahram itu?. Mahram berkaitan erat dengan banyak permasalahan, seperti tidak bolehnya wanita bepergian jauh (bersafar) kecuali dengan mahramnya. Tidak boleh menikah dengan mahramnya. Tidak boleh seorang laki-laki dengan wanita berduaan kecuali dengan mahramnya. Wanita dan pria tidak boleh jabat tangan kecuali itu mahramnya. Dan masih banyak lagi.          Tahukah sahabat? bahwa mahram dan muhrim adalah dua istilah yang sering terbalik dalam percakapan masyarakat. Mahram adalah semua orang yang haram untuk dinikahi karena sebab nasab, sepersusuan dan pernikahan, seperti bapaknya, anaknya atau saudara laki-lakinya. Sedangkan Muhrim adalah orang yang telah mengenakan pakaian ihram untuk haji atau umrah. Jadi, jangan sampai salah lagi ya.     ...